Star Glam Cirebon :

TPA Gunung Santri Kabupaten Cirebon Diprediksi Tidak Dapat Menampung Sampah Lagi di Tahun 2025

#

(ilustrasi tumpukan sampah/pixabay)

Diperkirakan pada tahun 2025, Tempat pembuangan akhir (TPA) Gunung Santri, Kabupaten Cirebon tidak lagi mampu menampung sampah dari Kabupaten Cirebon.

Per hari TPA Gunung Santri Kabupaten Cirebon yang berada di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan ini harus menampung sebanyak 1.230 ton.

Saat ini, berdasarkan Keterangan dari Sekretaris Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon Fitroh, keberadaan sampah di TPA Gunung Santri sudah mencapai 75.000 ton lebih, artinya dalam dua tahun mendatang akan melebihi kapasitas.

2 tahun ini bisa jadi merupakan waktu yang singkat, maka perlu adanya intervensi teknologi anyar atau dibangun TPA baru.

Pemkab Cirebon langsung bergerak cepat untuk mencari solusi agar bisa mencegah over kapasitas. saat ini mulai menyiapkan TPA di Kubang Deleg. Kecamatan Karang Wareng, Kabupaten Cirebon.

Lebih lanjut, TPA yang ada di wilayah timur Kabupaten Cirebon itu, memiliki luas 5 hektare dan saat ini masih proses pembebasan lahan untuk akses jalan.

“Kalau TPA Kubang Deleg sudah berjalan, saya rasa permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon sedikitnya bisa diatasi,” Ujar Fitroh.

Selain itu terdapat permasalahan lain yang harus diselesaikan, yaitu kendala dari jumlah kontainer penampung yang masih kurang, saat ini jumlah penampung tersebut hanya 192 unit. Idealnya kontainer penampung di Kabupaten Cirebon sebanyak 412 atau per desa/kelurahan satu init.

Nantinya Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk penanganan permasalahan sampah. Tentunya permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon harus melibatkan banyak pihak termasuk keterlibatan pusat dalam menyelesaikan masalah ini.

Mengingat produksi sampai di Kabupaten Cirebon akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya penduduk di Kabupaten Cirebon.

COMMENTS: (0)

Post You May Like