Star Glam Cirebon :

Fakta Menarik Bahasa Cirebon, Salah Satunya Jadi Penyelamat Warga Cirebon Saat DI TII

#

(FOTO: instagram/@bahasa.cirebon)

Bahasa daerah tentu menjadi kebanggaan tersendiri dari warganya, selain menggunakan bahasa utama yaitu Bahasa Indonesia, bahasa daerah pun menarik ditampilkan dan hal ini menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki.

Seperti di Cirebon, yang sebagian masyarakatnya masih menggunakan bahasa Cirebonan. Bahasa ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda.

Ini juga menunjukkan bahwa Bahasa Cirebon menjadi salah satu identitas masyarakat setempat. Sehingga sangat identik dengan masyarakat yang berada di wilayah Pantura Jawa, diantaranya Cirebon, Indramayu, dan sebagian wilayah Majalengka.

Bagi anda ang pertama kali mendengar bahasa Cirebon, jika didengarkan secara sekilas Bahasa Cirebon hampir mirip dengan Bahasa Brebes, Tegal termasuk Purwokerto. Disamping itu Bahasa Cirebon tetap memiliki perbedaan, adapun pembedanya adalah penyebutan yang tidak tebal seperti wilayah tersebut.

Bahasa Cirebon juga ternyata memiliki fakta menarik yang harus anda ketahui, hal ini tak terlepas dari sejarah panjang dan peradaban di tiap zamannya. Dari informasi yang didapat, pada saat itu Bahasa Cirebon pernah menjadi penyelamat Warga Cirebon saat DI TIII.

Hal ini diungkap oleh Budayawan Cirebon Nurdin M Noer, menjelaskan pada masa pemberontakan DI TII di Jawa Barat tahun 1962 hingga 1970 terdapat anggota DI TII yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

(FOTO: instagram/@bahasa.cirebon)

Anggota DI TII tersebut menggunakan dialek Cirebon sehari-hari untuk membedakan antara Anggota DI TII dengan masyarakat Cirebon yang tidak terlibat dalam pemberontakan.

Lebih lanjut, salah seorang tokoh Cirebon membuat inisiatif dengan menggunakan bahasa Cirebon Bebasan dan disebarluaskan kepada masyarakat Cirebon agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Nurdin juga bercerita bahwa Bahasa Cirebon memiliki riwayat yang unik, dimana bahasa ini diperuntukkan agar bisa mengelabui para pemberontak DI TII. Bahasa Cirebon dijadikan bahasa yang dibolak-balik pengucapannya.

Bahasa ini juga sempat menjadi tren tersendiri, Seperti kata Kuham. Yang mengambil dari bahasa Sunda yaitu Kumaha (bagaimana), ada juga Ris atau dari Kata Sira (kamu), Yas dari kata saya, Daus atau dari kata Adus (mandi) hingga Pung dari kata Polisi.

COMMENTS: (0)

Post You May Like