Star Glam Cirebon :

Masa Jabatan Berakhir Pada Tahun 2023, Pemkot Cirebon Susun RPD Tahun 2024-2026

#

(FOTO: Pemda Kota Cirebon)

Menjalankan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 70/2021 tentang penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah Bagi daerah dengan masa jabatan kepala daerah berakhir pada Tahun 2022.

Dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyusun Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026.

Inmendagri yang tertuang dalam kebijakan tersebut berlaku juga pada daerah yang masa jabatan kepala daerah akan habis di tahun 2023 mendatang. Sejalan dengan hal itu Pemkot Cirebon akan turut menyesuaikan demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.

Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dengan penyusunan RPD, pada saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kick Off Penyusunan RPD. Bertempat di ruang Gotrasawala Bappeltibangda Kota Cirebon. 

"Namun sebelum menyusun RPD tahun 2024-2026, program yang sudah masuk RPJMD untuk dilanjutkan dalam RPD, serta melakukan evaluasi pelaksanaan program yang tercantum dalam RPJMD 2018-2023," kata Eti. Dikutip dari laman resmi Pemda Kota Cirebon, Kamis (11/8/2022).

Lebih lanjut, Eti memaparkan Selain hasil evaluasi pelaksanaan RPJMD, penyelarasan, target pencapaian, arah kebijakan tingkat daerah, provinsi dan pusat juga perlu dilakukan penyesuaian.

Kata Eti, dokumen RPD yang akan disusun nantinya menjadi pedoman pada saat penyusunan KUA-PPAS dan APBD. Dengan begitu diharapkan pembangunan di Kota Cirebon akan berkelanjutan dari berbagai program yang sudah dijalankan.

"Selanjutnya, setiap perangkat daerah juga harus menyusun rencana strategis dengan memperhatikan dan memastikan sesuai perubahan RPD, kemudian kepastian anggaran dan kesesuaian dengan aturan perundang-undangan," Tutur Eti.

Adapun pesan lain dari Eti, kepada seluruh perangkat daerah agar memperhatikan persoalan stunting di Kota Cirebon. Permasalahan ini tentu menjadi catatan bersama.

"Di Jawa barat, Kota Cirebon menjadi daerah yang rawan stunting. Sehingga saya titip agar Pemda Kota Cirebon bisa memasukkan program penanganan stunting sebagai program skala prioritas daerah," Ungkap Eti.

COMMENTS: (0)

Post You May Like