Star Glam Cirebon :

Istilah Doomscrolling Tindakan Membaca Berita Negatif Yang Berpengaruh Pada Kesehatan Mental

#

(FOTO: pexels)

Dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang termasuk derasnya arus informasi hal ini tentu menjadi dua sisi baik positif maupun negatifnya, akan tetapi kedua hal tersebut ditentukan oleh penggunanya sendiri.

Salah satu yang perlu anda waspadai yaitu ketika muncul kabar atau berita yang membuat publik gaduh, kemudian banyak orang yang mengakses media sosial atau internet untuk menemukan faktanya. Walaupun hal tersebut penting agar mengetahui fakta yang sebenarnya dan mengetahui informasi terbaru, akan tetapi para pakar mengatakan jika mengonsumsi terlalu banyak berita terlebih berita tersebut ada unsur negatif, hal ini tentu akan berdampak terhadap kesehatan anda.

Seperti yang diketahui media sosial dapat membuat koneksi dengan banyak orang, namun bukan berarti platform ini bisa memberikan kenyamanan dan rasa aman apalagi jika dihadapkan dengan kondisi yang mengarah pada kejahatan. Disadari atau tidak media sosial bisa membuat seseorang menjadi ada rasa khawatir jika jauh dari platform media sosial seperti Instagram, Twitter, atau Facebook, khawatir takut ketinggalan informasi terbaru.

Ada sebuah istilah yang merujuk pada kondisi tersebut, hal ini diungkap oleh Jason S. Moser, Profesor Psikologi klinis dari Michigan State University, Amerika Serikat di tengah perkembangan teknologi sekarang muncul fenomena yang disebut doomscrolling.

Istilah Doomscrolling dapat didefinisikan sebagai tindakan membaca konten negatif satu per satu atau scrolling tanpa henti untuk mendapatkan fakta dari suatu berita. Jika diibaratkan Doomscrolling seperti lubang kelinci yang sering kita temukan di internet, semakin kita membaca, kita jadi ngin terus mencari, dan menyelidiki akar dari masalah tersebut.

(FOTO: pexels)

Doomscrolling bukan sebuah hal yang baru, yang pasti tindakan ini harus diwaspadai karena saat ini orang-orang lebih mudah mengakses berita negatif.

Peneliti lainnya juga mengungkapkan tentang bahaya Doomscrolling, dimana Erika McElroy, psikolog Aurora Mental Health Center, menjelaskan doomscrolling berbahaya jika berdampak besar di kehidupan sehari-hari anda.

Contohnya, saat media sosial menghabiskan waktu anda sehingga mengganggu tugas, pekerjaan, merawat keluarga, dan bersosialisasi dengan teman, hal tersebut menjadi salah satu tanda bahaya, jadi anda harus mengurangi waktu dalam bermedia sosial.

McElroy mengatakan Dommscrolling menjadi fenomena yang menarik, hal ini dikaitkan dengan perilaku dalam mencari kepastian, artinya seseorang mungkin ingin mencari hal-hal untuk menenangkan pikiran, sama halnya mencari informasi definitif yang membantu agar mengakhiri ketidakpastian juga memungkinkan mencari sesuatu yang baik untuk mengimbangi yang buruk.

Namun sangat disayangkan banyak orang yang tidak menyadari, semakin mereka terus berselancar di media sosial semakin banyak informasi yang tidak tersaring.

Doomscrolling telah terbukti menyebabkan perasaan ketidakpastian, ketakutan, dan penghalang berbagai aktivitas. Bahkan doomscrolling juga dapat merusak suasana hati dan rasa sejahtera Anda secara umum, terutama ketika sudah menjadi kebiasaan.

COMMENTS: (0)

Post You May Like